SEBARIS.CO.ID — Meski perang harga dan dominasi pasar listrik dunia kini banyak dipegang pabrikan China, BMW justru mencatat pencapaian yang jarang terekspos. Hingga saat ini, pabrikan asal München itu sudah mengirim 2 juta unit kendaraan nonemisi ke tangan konsumen global, baik bermerek BMW maupun MINI.
Angka tersebut diumumkan BMW pada Senin (31/8). Unit ke-2 juta yang dimaksud merupakan BMW i5 M60 xDrive produksi pabrik Dingolfing, Jerman — satu-satunya basis produksi untuk model lima seri bertenaga listrik. Mobil itu kini sudah berada di tangan pemiliknya di Spanyol.
iX3 Mengerek Penjualan BEV di Eropa hingga 38 Persen
Pencapaian ini tak lepas dari performa BMW iX3. Model SUV listrik itu disebut menjadi salah satu penopang utama penjualan EV BMW di pasar regional. Pada kuartal kedua 2026, pengiriman BEV BMW di Eropa mencapai 81.445 unit, atau naik 38 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Sepanjang semester pertama 2026, porsi kendaraan listrik sudah menyumbang 28 persen dari total penjualan BMW di Eropa. Menariknya, sekitar sepertiga dari angka tersebut datang dari iX3. Artinya, iX3 bukan sekadar model pelengkap — ia menjadi tulang punggung penjualan listrik BMW di Eropa.
“Model Neue Klasse kedua, BMW i3, sudah menunjukkan permintaan yang kuat sejak pemesanan dibuka menjelang peluncurannya,” ujar Jochen Goller, anggota dewan BMW yang membidangi pelanggan, merek, dan penjualan.
Total Elektrifikasi Tembus 3,5 Juta Unit, Apa Langkah BMW Setelah Ini?
Jika kendaraan plug-in hybrid ikut dihitung, BMW sudah menjual sekitar 3,5 juta unit mobil elektrifikasi di seluruh dunia. Satu dari empat BMW yang terjual secara global kini merupakan kendaraan listrik atau PHEV. Pada tahun lalu saja, pabrikan Jerman itu mampu mengirim 442 ribu unit mobil listrik murni.
Angka penjualan yang tumbuh konsisten membuat BMW berani memperluas jajaran model listriknya. Setelah iX3 yang kini menjadi andalan, pabrikan menyiapkan BMW i3 dan iX5 sebagai bagian dari generasi Neue Klasse. Dengan iX3 yang sudah menunjukkan permintaan tinggi dan model baru yang mulai berdatangan, BMW tampak menggeser strateginya: mobil listrik kini bukan lagi pelengkap, melainkan salah satu motor utama pertumbuhan penjualan perusahaan.