SEBARIS.CO.ID — Pelantikan ini menjadi momen penting bagi arah kebijakan moneter lima tahun ke depan. Destry menegaskan stabilitas tidak bisa dicapai sendirian, melainkan lewat sinergi erat dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.
Sinergi Jadi Modal Kunci Hadapi Gejolak Global
"Kalau bertanya bagaimana stance policy dari kami ke depan tentu tetap pertama kita akan mengupayakan stabilitas dan tentunya untuk mencapai stabilitas kita bisa bekerja sama," kata Destry dalam konferensi pers di Gedung MA, Jakarta, Rabu.
Ketidakpastian ekonomi global masih menjadi pekerjaan rumah utama. Destry menyebut kondisi itu berpotensi menekan arah kebijakan BI, sehingga pengendalian inflasi menjadi fokus yang membutuhkan koordinasi antarlembaga.
"Tidak dengan Bank Indonesia sendiri, kita bisa mengajak tentunya bersama dengan tadi sinergi merah-putih," jelasnya saat ditemui usai prosesi sumpah.
Mandat Baru untuk Pertumbuhan Ekonomi
Di samping stabilitas, Destry mengingatkan mandat BI untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Hal itu diatur dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) yang menjadi payung hukum baru bagi industri keuangan.
Implementasi kebijakan ke depan diarahkan untuk menciptakan iklim ekonomi yang kondusif, menopang sektor riil, serta membuka lapangan kerja baru. Tugas ini disebutnya memerlukan kerja sama kementerian dan lembaga lain karena menyangkut target nasional.
Inflasi menjadi indikator stabilitas yang paling diawasi. Destry menegaskan pengendalian harga tidak bisa dilakukan BI seorang diri, tetapi lewat penguatan sinergi dengan kementerian dan lembaga terkait.
"Seperti inflasi yang itu tentu akan menjadi PR bagi kita, bagi kami di Bank Indonesia dengan terus meningkatkan sinergi dengan kementerian dan lembaga terkait," paparnya.
Prosesi pelantikan berlangsung singkat di Gedung MA dan dihadiri jajaran terbatas. Destry merupakan Gubernur BI perempuan pertama dalam sejarah bank sentral Indonesia, sebuah tonggak yang turut mewarnai transisi kepemimpinan di tengah dinamika ekonomi global.