Dua Hari Berturut, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Tak Hadir di Rapat Komisi II DPR

Dua Hari Berturut, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Tak Hadir di Rapat Komisi II DPR
Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan memimpin rapat Komisi II DPR di kompleks parlemen, Jakarta.

SEBARIS.CO.ID — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid tidak menghadiri rapat Komisi II DPR RI selama dua hari berturut-turut, Selasa (15/9) dan Rabu (16/9), di kompleks parlemen, Jakarta. Ketidakhadiran itu bersamaan dengan operasi tangkap tangan KPK yang menyasar dugaan suap di lingkungan kementerian yang dipimpinnya. Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan mewakili Nusron di kedua rapat tersebut.

Pada rapat Selasa (15/9), Komisi II DPR membahas pengelolaan aset pemerintah daerah dan aset BUMD. Rapat itu dihadiri sejumlah gubernur serta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Nusron tidak tampak dan posisinya diisi Ossy Dermawan.

Sehari kemudian, Rabu (16/9), rapat membahas penetapan dan penyesuaian RKA K/L Tahun 2027 hasil pembahasan Badan Anggaran DPR RI. Nusron kembali absen dan lagi-lagi diwakili Ossy.

Alasan Kehadiran: Penugasan dari Menteri

Usai rapat, Ossy menyatakan kehadirannya merupakan penugasan langsung dari Nusron. Ia menyebut menteri memiliki agenda lain, tetapi tidak merinci agenda yang dimaksud.

"Tentunya terkait agenda dan jadwal Bapak Menteri, ya, mungkin sudah menyesuaikan dengan agenda dan jadwal beliau yang sudah terjadwalkan," kata Ossy, Rabu.

"Artinya, beliau memiliki penugasan dan kegiatan yang sudah terjadwal," imbuh dia.

Ossy mengaku tidak mengetahui posisi Nusron saat ini, apakah berada di Jakarta atau di daerah lain. "Saya harus cek dengan sekretariat Menteri kalau seperti itu. Saya kan juga tidak," ujarnya.

Ia membantah kabar yang menyebut Nusron sedang sakit. Menurutnya, komunikasi dengan Nusron berjalan setiap hari karena kementerian masih dipimpin oleh yang bersangkutan. "Setiap hari kami terus berkomunikasi karena kan kementeriannya masih dipimpin oleh beliau," katanya.

Bersamaan dengan OTT KPK di Kementerian ATR/BPN

Absennya Nusron selama dua hari bertepatan dengan langkah KPK yang melakukan operasi tangkap tangan terkait dugaan suap dan penerimaan lain di lingkungan Kementerian ATR/BPN. KPK menetapkan delapan orang tersangka dalam kasus ini.

Empat dari delapan tersangka diduga merupakan orang kepercayaan Nusron. Mereka adalah Arif Sugiyanto, Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq, Erwin, dan Muhammad Fakhry. Keempatnya telah ditahan KPK.

KPK menyatakan tengah mendalami keterlibatan Nusron dalam kasus tersebut. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Nusron maupun Kementerian ATR/BPN mengenai hasil pendalaman itu.

Jadwal Rapat yang Tetap Berjalan

Komisi II DPR tetap menggelar dua rapat sesuai jadwal meski menteri yang menjadi mitra kerja tidak hadir. Rapat pengelolaan aset daerah pada Selasa dihadiri para gubernur dan Mendagri, sementara rapat RKA K/L pada Rabu berlangsung dengan perwakilan kementerian di tingkat wakil menteri.

Belum ada penjelasan resmi dari Komisi II DPR apakah ketidakhadiran Nusron akan dijadwalkan ulang dalam rapat lanjutan. Dua agenda yang dibahas, yakni pengelolaan aset pemerintah daerah dan aset BUMD serta penetapan RKA K/L 2027, merupakan bagian dari siklus pembahasan anggaran yang berjalan di parlemen.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index